Login
Coba Sekarang

Belajar Trik Copywriting Supaya Bisnis Makin Dikenal!

Wanda Indana
Wanda Indana
|
May 29, 2023
Belajar Trik Copywriting Supaya Bisnis Makin Dikenal!
Daftar Isi
Scale-up Bisnismu Sekarang!

Ribetnya operasional, serahkan pada Opaper!

Kamu mungkin sering menyadari kalau artikel atau caption berupa ajakan dalam sebuah iklan tidak dibuat dengan sembarangan. Iya, tulisan-tulisan ajakan tersebut dibuat oleh mereka yang khusus bekerja dalam penulisan pemasaran. 

Mereka yang bekerja membuat kalimat pendek tapi catchy, singkat tapi membekas, adalah copywriting atau penulisnya sering disebut copywriter

Tugasnya memang cukup vital karena menjadi penghubung antara penjual atau pengiklan dengan pembeli atau konsumen melalui media tulisan, audio, gambar, video, atau jenis konten lainnya.

Apalagi di era serba digital seperti saat ini, copywriting menjadi salah satu elemen penting dalam bidang pemasaran digital. 

Mungkin bagi sebagian orang masih terdengar asing dengan istilah copywriting. Namun, sebenarnya posisi ini memegang peran penting dalam bidang pemasaran.  

Berikut akan dibahas apa itu copywriting dan perannya dalam meningkatkan penjualan dalam bisnis.

Belajar copywriting agar bisnis makin dikenal

Apa itu Copywriting?

Copywriting adalah kegiatan menulis teks pemasaran atau iklan dengan tujuan membujuk konsumen untuk melakukan action sesuai dengan goals yang mau dicapai. 

Misalnya, mengarahkan pembaca untuk melakukan pembelian produk, klik, download, donasi, subscribe, dan lainnya. 

Iklan dengan copywriting yang powerful tentu dapat membuat seseorang yang awalnya tidak mau beli jadi mau beli, yang tidak tahu menjadi penasaran dan klik. 

Contoh, kamu sedang scroll marketplace dan melihat ada iklan kemeja promo buy 1 get 1 free, padahal lagi tidak butuh kemeja, tapi copy iklannya menarik, akhirnya kamu jadi beli. 

Sederhananya, copywriting dapat diartikan sebagai salah satu teknik menulis yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk tulisan di mana bisa membuat pembaca memberikan respons sesuai dengan apa yang diinginkan. Tujuan dari teknik penulisan menghasilkan konversi. 

Untuk menghasilkan copy yang menarik, seorang copywriter mesti lihat memainkan dan merangkai kata-kata yang menggugah. 

Kriteria teknik copywriting yang baik terletak pada pemilihan diksi yang menarik dan secara langsung tertuju kepada audiens.

Baca Juga: 5 Contoh Deskripsi Produk Makanan yang Menarik Pelanggan

Cara Belajar Copywriting

Copywriting bisa dipelajari oleh siapapun. Namun, supaya lebih lebih efektif, ada beberapa tips yang perlu dipahami untuk belajar copywriting, sebagai berikut:

1. Belajar dari dasar

Pada intinya, copywriting itu adalah proses membuat tulisan persuasif. Untuk menyusun rangkaian kata yang dimaksudkan untuk mempengaruhi tindakan target audiens. Itu makanya copywriting disebut keterampilan yang bermanfaat secara universal.

Penerapan copywriting tidak terbatas, apapun jenis pekerjaan, peran, atau industrinya, membuat kalimat persuasif mesti dilakukan. Jadi, mempelajari dasar-dasar penulisan persuasif merupakan langkah awal yang efektif untuk menjadi seorang copywriter.

2. Pelajari struktur dan jenisnya

Copywriting itu ada strukturnya. Jenisnya juga bermacam-macam. Adapun struktur copywriting terdiri dari headline, body, dan penutup. Headline, misalnya, harus dapat menarik perhatian audience dengan cepat. 

Perlu diingat, banyak pesan-pesan promosi yang menerpa audience setiap harinya.

Jadi, Headline yang bagus adalah yang bisa membuat pesan persuasif dan mudah diingat oleh audience. Lalu, bagian ‘penutup’ sebaiknya disertai call to action atau mengajak audience untuk melakukan sesuatu setelah diterpa pesan persuasif.

Copywriting pun bisa berbeda penerapannya tergantung jenisnya. Misal, ada copywriting untuk email, iklan, atau melalui media sosial. Semuanya membutuhkan skill copywriting yang berbeda. 

3. Mengenal calon pelanggan

Seorang copywriter bertanggung jawab memberi tahu calon pelanggan apa yang mereka lakukan atau jual. Jadi, ia harus menonjolkan manfaat jasa atau produk dan meyakinkan calon pelanggan bahwa itu sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Untuk mengetahui kebutuhan pelanggan, seorang copywriter harus mengenal siapa audiensnya. Maka, mereka perlu melakukan semacam riset agar produk atau jasa yang ditawarkan dapat menjadi solusi terhadap ‘pain’ calon pelanggan.

Baca Juga: 10 Tips Cara Jualan Online di Facebook untuk Pemula

4. Singkat pada dan jelas

Pembaca saat ini kurang menyukai tulisan panjang. Jadi, usahakan membuat copy langsung ke inti pesan. Di sinilah pentingnya proses menyunting atau editing. Kunci saat menulis copy adalah membuatnya menjadi ringkas. 

5. Fleksibilitas

Boleh dibilang, copywriter itu semacam komposer ‘tone’ berbagai merek. Hari ini membuat menjual jam tangan pintar, bari berikutnya, ia bisa membuat copy mengenai perangkat lunak atau software. Maka dari itu, copywriter mesti belajar beradaptasi dengan ‘tone’ baru sesuai dengan merk. 

Hargai waktu pembaca. Tak gampang membuat orang mau membaca tulisan yang panjang apalagi bertele-tele. Itu melelahkan. Tarik mereka sesegera mungkin dalam untaian kata yang efektif dan persuasif.

6. Gunakan powerful words

Hindari kata-kata yang tidak berdaya (powerless) dan gunakan kata-kata kuat (powerful words). Powerful words seperti ‘senjata’ utama copywriter. Kata-kata yang kuat adalah kata-kata yang digunakan copywriter andal untuk memicu respons psikologis atau emosional audience.

Sebuah platform e-commerce, Teespring, meningkatkan konversi mereka sebesar 12,7%, hanya dengan menambahkan beberapa kata kuat pada bagian call to action setiap konten. 

Belajar copywriting agar bisnis mudah dikenal

7. Berlatih terus

Belajar dan menerapkan copywriting yang baik butuh waktu. Semakin banyak berlatih semakin baik. Practice makes perfect. Kata-kata bijak itu berlaku dalam copywriting

Seorang copywriter pemula mesti banyak-banyak berlatih untuk mengasah kemampuan copywriting-nya. Amati, tiru, dan modifikasi contoh-contoh copywriting yang bagus-bila perlu yang memenangi kompetisi atau mendapat penghargaan.

Teknik copywriting

Sebenarnya ada beberapa teknik copywriting. Untuk memudahkan, berikut akan dijelaskan tiga teknik menulis sebuah copywriting yang baik, yakni dengan menggunakan teknik 4Cs (Clear, Concise, Compelling, and Credible) dan AIDA (Attention, Interest, Desire, and Action) dan PAS (Problem, Agitate, Solution). Berikut uraian penjelasannya. 

1. 4Cs

Teknik 4C terdiri dari clear, concise, compelling, credible, atau maknanya dalam bahasa Indonesia adalah jelas, ringkas, menarik, dan dapat dipercaya. Teknik ini bisa membantumu untuk fokus pada tujuan dari copy yang dibuat.

Clear (Jelas): Salinan harus dapat dipahami oleh semua orang. Gunakan kata-kata yang ringan, kalimat pendek, header serta poin-poin.

Concise (Ringkas): Salinan berisi penyampaian informasi dengan kata-kata seminimal mungkin.

Compelling (Menarik): Salinan harus menarik untuk dibaca oleh semua audiens . Kuncinya? Fokus pada pembaca dan kebutuhan, masalah, dan keinginan mereka.

Credible (Kredibel): Salinan harus kredibel. Sematkan whitepaper atau testimonial pelanggan.

2. AIDA/AIDCA

Attention: Menarik perhatian target audiens melalui headline yang ditulis dalam ukuran yang lebih besar.

Interest: Membangkitkan minat konsumen terhadap produk dengan menawarkan sesuatu yang dibutuhkan konsumen,  value position, dan manfaat lainnya. 

Desire: Membuat konsumen semakin menginginkan produk yang ditawarkan. Kamu bisa menyelipkan kata-kata atau kalimat yang dapat memengaruhi sisi emosi maupun pikiran. 

Action: Mengarahkan konsumen untuk melakukan tindakan sesuai tujuan (call to action). Misalnya: Download sekarang, Coba gratis 3 bulan, Donasi Sekarang, dan lain sebagainya.

3. PAS (Problem, Agitate, Solution)

Problem: Memasarkan atau menawarkan produk dengan mengangkat masalah yang dialami oleh konsumen. Jangkau mereka dengan masalah yang relate dengan kehidupan sehari-hari.

Agitate: Mendramatisir masalah yang dialami konsumen dan seolah harus segera diselesaikan.

Solution: Memberikan solusi dari masalah yang dialami konsumen dengan menawarkan produk atau jasa yang dijual.

Itulah ulasan cara belajar copywriting untuk pemasaran bisnis. Selain menerapkan copywriting pada konten promosi, kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi Opaper

Opaper merupakan aplikasi bisnis yang dapat membantu operasional bisnis F&B kamu jadi lebih efektif. Dengan Opaper, bisnis kamu dapat dipasarkan secara online karena Opaper punya fitur customer database yang memudahkan kamu membagikan program diskon atau promo  ke para pelanggan setia.

Jadi, daftarkan segera bisnis atau usaha kamu di Opaper. Kamu juga bisa mendownload aplikasinya secara gratis melalui Play Store dan App Store.

Mungkin kamu juga tertarik membaca artikel ini

Yuk, ikut baca-baca berita seputar Opaper dan tips-tips yang membantu memajukan bisnismu.
Lihat semua artikel