Login
Coba Sekarang

Cara Mudah Menghitung Biaya Tenaga Kerja, Pebisnis Wajib Tahu!

Wanda Indana
Wanda Indana
|
June 27, 2023
Cara Mudah Menghitung Biaya Tenaga Kerja, Pebisnis Wajib Tahu!
Daftar Isi
7 Tips Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Bisnis Kantin dengan Teknologi
Faktor-faktor yang Menyebabkan Kecurangan Staff di dalam Sebuah Bisnis F&B
Pentingnya Efisiensi Karyawan untuk Bisnis F&B
Scale-up Bisnismu Sekarang!

Ribetnya operasional, serahkan pada Opaper!

Dalam menjalankan bisnis, mengelola biaya tenaga kerja dengan efisien adalah salah satu kunci keberhasilan bisnis. Sebagai seorang pebisnis, kamu perlu memahami dengan jelas bagaimana menghitung biaya tenaga kerja agar dapat mengalokasikan anggaran dengan bijak dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. 

Nah, dalam artikel ini akan membagikan langkah-langkah praktis yang akan membantumu menghitung biaya tenaga kerja dengan mudah. Yuk, simak artikel ini sampai selesai!

Pengertian Biaya Tenaga Kerja

Sebelum kita memulai, mari kita mengenal terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan biaya tenaga kerja. Biaya tenaga kerja merujuk pada semua pengeluaran yang terkait dengan mempekerjakan karyawan, mulai dari gaji dan tunjangan, hingga asuransi kesehatan dan program pensiun. 

4 Langkah Menghitung Biaya Tenaga Kerja

Dalam menghitung biaya tenaga kerja, penting untuk mempertimbangkan semua komponen ini agar angka yang dihasilkan akurat dan representatif. Berikut tiga langkah menghitung biaya tenaga kerja.

Langkah Pertama: Menghitung Gaji Karyawan

Tahap awal dalam menghitung biaya tenaga kerja adalah menghitung gaji karyawan. Ini melibatkan menentukan jumlah gaji bulanan atau upah per jam yang diberikan kepada karyawan Anda. Pastikan Anda memperhitungkan upah minimum yang berlaku di wilayah Anda dan menyesuaikannya dengan tingkat keahlian dan pengalaman karyawan.

Selain itu, dalam menghitung gaji, jangan lupakan faktor-faktor tambahan seperti lembur, tunjangan transportasi, dan tunjangan kinerja. Semua komponen ini harus dipertimbangkan agar gaji yang diberikan kepada karyawan mencerminkan semua aspek pekerjaan yang dilakukan.

Baca: Gaji Seorang Barista dan Tips Menjadi Barista yang Profesional

Langkah Kedua: Menambahkan Tunjangan dan Bonus

Selain gaji pokok, tunjangan dan bonus juga merupakan komponen yang perlu dipertimbangkan. Tunjangan dapat berupa uang makan, transportasi, atau tunjangan kesehatan. 

Sedangkan bonus dapat diberikan sebagai penghargaan atas kinerja yang baik atau pencapaian tertentu. Pastikan Anda menghitung jumlah tunjangan dan bonus dengan cermat agar biaya tenaga kerja yang dihasilkan akurat.

Pada tahap ini, penting untuk melibatkan departemen sumber daya manusia (SDM) atau keuangan perusahaan Anda. Mereka akan dapat memberikan informasi terkait kebijakan perusahaan mengenai tunjangan dan bonus, serta membantu Anda menghitung biaya yang terkait.

Langkah Ketiga: Asuransi Kesehatan dan Program Pensiun

Untuk memberikan jaminan kesehatan kepada karyawan, Anda mungkin juga perlu mengeluarkan biaya untuk asuransi kesehatan. Selain itu, jika perusahaan Anda memiliki program pensiun, Anda juga perlu mempertimbangkan kontribusi yang harus Anda bayarkan.

 Jumlah yang dibayarkan untuk asuransi kesehatan dan program pensiun harus dihitung dan ditambahkan ke dalam biaya tenaga kerja.

Pastikan Anda memahami kebijakan asuransi kesehatan dan program pensiun yang diberlakukan di perusahaan Anda. Jika ada pertanyaan atau ketidakjelasan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim HR atau pihak yang bertanggung jawab atas program tersebut.

Langkah Keempat: Pajak dan Biaya Administrasi Lainnya

Jangan lupakan juga tentang pajak dan biaya administrasi lainnya yang terkait dengan pekerjaan karyawan. Anda harus memperhitungkan potongan pajak penghasilan dan kontribusi untuk program pemerintah, seperti BPJS Ketenagakerjaan. 

Selain itu, biaya administrasi seperti biaya pelatihan atau perekrutan juga perlu dipertimbangkan dalam perhitungan biaya tenaga kerja.

Pastikan Anda mengikuti peraturan dan kebijakan pajak yang berlaku di wilayah Anda. Selalu konsultasikan dengan ahli keuangan atau akuntan untuk memastikan ketaatan terhadap peraturan dan perhitungan yang akurat.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda akan dapat menghitung biaya tenaga kerja dengan lebih akurat. Namun, bagi Anda yang ingin lebih mudah dan efisien dalam mengelola biaya tenaga kerja, kami merekomendasikan menggunakan Opaper.

Opaper adalah platform manajemen bisnis yang dapat membantu Anda mengelola biaya SDM jadi lebih efisien. Opaper adalah platform yang menyediakan fitur-fitur manajemen keuangan, manajemen inventory, serta fitur canggih lainnya yang dapat membantu Anda menekan biaya tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi operasional. 

Dengan fitur-fitur yang lengkap dan intuitif, Opaper akan menjadi mitra terbaik Anda dalam mengelola biaya tenaga kerja. Jadi, tunggu apa lagi? Download Opaper sekarang juga dan nikmati kemudahan dalam menghitung biaya tenaga kerja serta mengelola sumber daya manusia pada bisnis Anda. 

Mungkin kamu juga tertarik membaca artikel ini

Yuk, ikut baca-baca berita seputar Opaper dan tips-tips yang membantu memajukan bisnismu.
Lihat semua artikel