Login
Coba Sekarang

Jenis Jadwal Kerja yang Wajib Kamu Ketahui

Wanda Indana
Wanda Indana
|
Dec 22, 2023
Jenis Jadwal Kerja yang Wajib Kamu Ketahui
Daftar Isi
Scale-up Bisnismu Sekarang!

Ribetnya operasional, serahkan pada Opaper!

Jadwal kerja karyawan atau jadwal kerja biasanya digunakan oleh perusahaan untuk menghitung gaji karyawan berdasarkan jam kerjanya. Dengan adanya jadwal kerja, operasional perusahaan terkait sistem penggajian dapat berjalan lebih cepat dan praktis, terutama jika menggunakan aplikasi pembuat jadwal kerja yang memiliki fitur otomatis. Hal ini memungkinkan perhitungan gaji menjadi lebih efektif dan efisien.

Selain itu, jadwal kerja juga berfungsi untuk mencatat data proyek, klien, dan pekerjaan lain yang dilakukan oleh karyawan selama jam kerja. Jadi, selain sebagai alat perhitungan jam kerja karyawan, jadwal kerja juga berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan karyawan selama bekerja di perusahaan. 

Jenis-jenis jadwal kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan perusahaan. Sebelum membahas lebih lanjut, mari kenali dan pahami pengertian jadwal kerja, mulai dari kegunaan hingga fungsinya.

Apa yang Dimaksud dengan Jadwal Kerja?

Istilah "jadwal kerja" atau "time-sheet" berasal dari bahasa Inggris yang merujuk pada selembar kertas yang digunakan oleh karyawan untuk merekam jumlah jam kerja. Secara sederhana, jadwal kerja adalah dokumen atau file yang berisi data jam masuk dan jam pulang karyawan. Jadwal kerja karyawan dapat berupa media fisik maupun virtual yang digunakan untuk menghitung jumlah jam kerja. Biasanya, jadwal kerja karyawan juga disebut sebagai lembar kerja karyawan.

Data yang dicatat dalam jadwal kerja karyawan meliputi jam masuk, jam pulang, tugas yang dilakukan, proyek, klien, dan hal lain yang terkait dengan pekerjaan di kantor. Jadwal kerja menjadi dasar perhitungan jumlah jam kerja, yang menentukan jumlah gaji yang diterima oleh karyawan. Oleh karena itu, proses pengisian jadwal kerja harus dilakukan dengan teliti untuk menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian.

Saat ini, terdapat beberapa jenis jadwal kerja karyawan yang digunakan oleh perusahaan, seperti jadwal kerja kertas berbentuk punch card, jadwal kerja Excel atau spreadsheet, dan jadwal kerja digital berupa perangkat lunak atau aplikasi pembuat jadwal kerja yang dapat diakses melalui gadget atau komputer. 

Secara sederhana, jadwal kerja bekerja dengan mencatat waktu kehadiran karyawan setiap harinya. Jika perusahaan menggunakan cara manual, karyawan yang datang akan mencatat waktu kehadiran dalam kolom yang disediakan. Sementara itu, jika perusahaan menggunakan sistem yang lebih modern seperti aplikasi pembuat jadwal kerja, jadwal kerja dapat diakses melalui fingerprint atau media absensi lainnya.

Baca: Contoh Jadwal Kerja Shift Lengkap Berbagai Pola

Apa Kegunaan Jadwal Kerja?

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan jadwal kerja, penting untuk mengetahui kegunaan jadwal kerja. Fungsi utama jadwal kerja adalah membantu menjaga efektivitas kerja karyawan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Dengan jadwal kerja, Anda dapat menganalisis apakah beban kerja yang diberikan kepada karyawan sudah sesuai, terlalu banyak, atau terlalu sedikit.

Selanjutnya, seiring dengan pertumbuhan perusahaan, akan menjadi sulit untuk mengawasi kegiatan karyawan dan keberadaan mereka selama jam kerja. Kehadiran karyawan dan penggunaan waktu yang efisien sangat terkait dengan produktivitas kerja.

Jika karyawan sering datang terlambat, pulang lebih cepat, atau bahkan tidak bekerja sepenuhnya selama jam kerja, solusinya adalah meminta karyawan untuk mengisi jadwal kerja secara rutin setiap hari.

Jadwal kerja juga berfungsi sebagai dokumentasi absensi karyawan. Oleh karena itu, manfaat yang dirasakan tergantung pada metode apa yang diaplikasikan. Secara umum, berikut adalah beberapa manfaat jadwal kerja bagi perusahaan.

Manfaat Jadwal Kerja

1. Manajemen Waktu Karyawan

Fungsi utama jadwal kerja adalah menjadi alat manajemen waktu karyawan dan berhubungan dengan efektivitas kerja. Dengan menggunakan jadwal kerja, tim HR dapat memantau efektivitas kerja karyawan setiap harinya. Jadwal kerja dapat berfungsi sebagai pelacak waktu yang menjadi dasar perhitungan gaji. Pelacakan waktu mencakup masuk dan keluar karyawan, lamanya waktu lembur, cuti, dan lain sebagainya.

2. Data dalam Proses Payroll Karyawan

Upah atau gaji adalah hak karyawan yang wajib dipenuhi perusahaan. Oleh karena itu, perhitungan gaji atau proses payroll harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan perjanjian kerja. Dalam hal ini, jadwal kerja berfungsi untuk menampilkan jumlah jam kerja atau lembur karyawan yang menjadi dasar perhitungan gaji yang akan dibayar oleh perusahaan.

3. Informasi Mengenai Kinerja Karyawan

Jadwal kerja memberikan informasi yang dapat digunakan untuk menilai kinerja karyawan dari efektivitas kerjanya. Data dalam jadwal kerja dapat menjadi pertimbangan manajer sebelum memberikan tugas tambahan pada karyawan. Pertimbangan tersebut juga dapat menjadi faktor penilaian tentang seberapa besar beban kerja yang diberikan pada karyawan.

4. Meningkatkan Transparansi Kerja

Dengan adanya pelacakan waktu melalui jadwal kerja, perusahaan menjadi lebih transparan. Manajemen dapat memahami pola aktivitas karyawan dan memungkinkan perusahaan untuk tetap berada di puncak proses kerja. Sebaliknya, karyawan menyadari bahwa mereka perlu melaporkan jam kerja dan berusaha bekerja seproduktif mungkin.

5. Meningkatkan Manajemen Proyek

Jadwal kerja membantu menganalisis keseluruhan proyek dan mengelolanya menuju bisnis yang lebih menguntungkan. Dengan menganalisis penggunaan waktu, perusahaan dapat menentukan siapa yang memberikan dampak terbaik dan siapa yang terlalu banyak bekerja, sehingga dapat menempatkan karyawan dengan lebih tepat sesuai keterampilan dan membagi tugas secara merata.

Jenis-Jenis Jadwal Kerja

Setelah memahami manfaat jadwal kerja, mari kenali beberapa jenis jadwal kerja yang umum digunakan.

1. Jadwal Kerja Kertas (Hard Copy)

Jenis jadwal kerja ini berbentuk kertas (hard copy) dan merupakan versi tradisional sebelum adanya jadwal kerja digital. Kelemahan jenis ini termasuk proses pendataan yang lebih lama dan rentan terhadap kesalahan. Selain itu, karena berbentuk kertas, jadwal kerja ini sulit untuk disimpan dan berpotensi hilang.

2. Jadwal Kerja Digital/Aplikasi Pembuat Jadwal Kerja (Soft Copy)

Jenis jadwal kerja ini berupa format digital atau soft copy, termasuk aplikasi pembuat jadwal kerja. Jadwal kerja digital memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses pendataan waktu kerja, mengurangi kemungkinan kesalahan, dan lebih mudah disimpan atau diakses jika diperlukan. Aplikasi pembuat jadwal kerja digital juga memberikan kemudahan bagi karyawan yang terlibat dalam proyek tertentu.

3. Jadwal Kerja Mingguan

Jadwal kerja mingguan biasanya digunakan oleh perusahaan kecil dengan jangka waktu yang singkat atau karyawan dengan kontrak jangka pendek.

4. Jadwal Kerja Bulanan

Jenis jadwal kerja ini lebih umum digunakan pada perusahaan dengan skala lebih besar. Jadwal kerja bulanan memungkinkan pemantauan kinerja karyawan dengan lebih efisien karena dapat menyimpan volume data yang lebih besar.

5. Jadwal Kerja Pekerja Shift

Jenis jadwal ini dirancang untuk membagi waktu masuk dan pulang karyawan sesuai dengan jadwal shift mereka. Biasanya, jadwal kerja pekerja shift dibuat dengan pola setiap dua minggu.

6. Jadwal Kerja Per Proyek

Jenis jadwal ini digunakan untuk menghitung waktu kerja karyawan selama pelaksanaan suatu proyek atau acara tertentu. Biasanya digunakan untuk proyek dengan durasi singkat.

Dengan memahami berbagai jenis jadwal kerja dan manfaatnya, perusahaan dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Apakah itu jadwal kerja kertas tradisional atau pendekatan digital dengan menggunakan aplikasi pembuat jadwal kerja, penting untuk memastikan bahwa sistem yang diimplementasikan dapat mendukung efisiensi, transparansi, dan produktivitas kerja.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, jadwal kerja karyawan memiliki peran penting sebagai sarana kemudahan bagi pemilik bisnis untuk mengawasi aktivitas para pekerja, mulai dari pola kerja hingga distribusi gaji. Dalam era modern saat ini, pengelolaan jadwal kerja secara digital telah menjadi pilihan utama di banyak perusahaan, dengan memanfaatkan aplikasi pembuat jadwal kerja.

Sebagai solusi yang efektif, aplikasi manajemen bisnis seperti Opaper dapat memberikan bantuan yang signifikan dalam pembuatan jadwal kerja. Kelebihan utama dari aplikasi ini adalah kemampuannya untuk memantau absensi karyawan secara akurat. Dengan adanya fitur ini, potensi kecurangan dalam pembagian shift atau absensi dapat dihindari, memberikan tingkat keakuratan dan keadilan yang lebih tinggi dalam manajemen jadwal kerja.

Dengan implementasi aplikasi buat jadwal kerja seperti Opaper, perusahaan dapat merasakan manfaat efisiensi dan produktivitas yang meningkat. Pemilik bisnis dan tim manajemen dapat fokus pada pemantauan kinerja secara strategis, sementara pemrosesan jadwal kerja menjadi lebih mudah dan praktis. 

Mungkin kamu juga tertarik membaca artikel ini

Yuk, ikut baca-baca berita seputar Opaper dan tips-tips yang membantu memajukan bisnismu.
Lihat semua artikel